Hari ini, kita telah mengetahui hasil akhir penyeleksian Cawapres bagi SBY. Dan hasilnya adalah bahwa Boediono terpilih sebagai Cawapres untuk mendampingi SBY dalam Pemilihan Umum Presiden tahun 2009 nanti. Pemilihan Boediono menurut hemat penulis adalah tepat. Karena mengingat begitu banyaknya partai yang mengusung nama Cawapres dari partainya.
Mengenai masalah kekecewaan partai politik peserta koalisi, penulis lebih melihat itu sebagai efek samping yang biasa terjadi. Tidak akan memecah koalisi begitu saja. Koalisi yang sudah dijalin banyak partai bersama Demokrat saya kira bukanlah sebuah keinginan oportunis yang akan merugikan rakyat. Toh ada beberapa keberhasilan dan kemajuan dalam pemerintahan SBY yang didukung oleh Demokrat.
Namun demikian. Kita juga harus mengerti, bagaimana rasanya kalau calon kita ditolak. Jika suatu hari setelah tulisan ini di-post, ada satu atau sekelompok partai yang keluar dari koalisi dan membentuk koalisi baru, itu adalah hal yang wajar dan harus diterima secara wajar pula.
Kendati demikian, penulis juga ingin menghimbau semua partai yang sudah memutuskan untuk mendukung SBY, agar tetap istiqomah di dalam berkoalisi. Tidak mendadak keluar begitu saja dan membentuk poros tandingan yang nantinya akan merusak kekompakan kabinet incumbent.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar